Cerpen

Cung Bersaudara dan Pangeran

Terdapatlah suatu kisah yang sangat menarik di sebuah kota yang sangat terkenal dengan kebun rayanya. Sepasang gadis yang bisa dibilang kembar, tapi sebenarnya mereka itu serupa tapi tak sama. Mereka dilahirkan dengan berbeda Ayah dan juga Ibu, namanya Kacung dan Decung. Kacung dan DecungDecung adalah seorang sanguinis yang sangat bawel dan banyak omong, apalagi kalau sudah menyangkut masalah tanda tangan, orang yang satu ini paling senang dengan memberi tanda tangan pada orang lain dan PD banget. Namun berbeda dengan Decung yang berkarakter melankolis itulah awal dari persahabatan mereka. kacung yang seorang melankolis datang ke kota ini untuk kulidah dan berasal dari kota seberang yakni Bekasi. Begitu semangatnya untuk kuliah betapapun jaraknya tak dihiraukannya. Sedangkan Decungkota ini tidak mau kalah semangatnya dengan Kacung untuk kuliah disini. sangatlah akur dan menjadi sahabat yang akrab. Namun perselisihan tetap tak terhindarkan yang dikarenakan perbedaan karakter. yang lebih sabar dan pendiam, tidak suka banyak omong. Sebenarnya persahabatan mereka barulah terjadi ketika mereka bertemu di kelas yang sama di tempat kuliah mereka. Mungkin yang walaupun berasal dari

Awal pertemuan mereka adalah ketika mereka harus kuliah dalam satu kelas yang sama. Mereka kemudian berkenalan dan saling mengenal. Hari demi hari pun telah berlalu. Kian lama persahabatan mereka pun semakin menjadi lebih akrab dan dekat satu sama lain sehingga menjadikan mereka merasa lebih kompak. Tiga bulan akhirnya berlalu dan mereka harus bersiap-siap untuk ujian. Saat UAC 1 keduanya pun akhirnya lulus dan masuk ke cawu berikutnya. Di Cawu 2 ini mereka terpisah dan belajar di ruangan kelas yang berbeda. Namun ternyata itu bukanlah penghalang persahabatan mereka. diluar kelas keduanya masih tetap berhubungan. Decung masuk di kelas 2-D, sedangkan Kacung terdampar di kelas 2-B.

Nah, di kelas 2-B ini Kacung bertemu dengan seorang pangeran tampan dari sebuah penjuru kotaKacung merupakan seorang yang pemalu dan kemudian berteman dengan sang pangeran yang baik hati tersebut. Sang pangeranpun akhirnya berteman dengan Decung di kelas 2-BUAC 2 pun dimulai dan diliputi dengan penuh ketegangan. Decung, Kacung dan Pangeran lulus dan melanjutkan ke kelas 3. Di cawu inilah ketiga orang itu kemudian dipertemukan di kelas yang sama yaitu kelas 3-D. yang sangat sopan dan bersahaja. yang sangat penuh dengan orang-orang aneh di kelas tersebut. Sanga pangeran yang baik itu tidak hanya tampan dan baik hati tetapi juga pintar dan selalu membantu teman-temannya di kelas. Setelah beberapa bulan kemudian

Kacung dan Decung sangatgembira karena bisa satu kelas dan bersama lagi.

“Hey, asyik neh kita bisa bareng lagi.” Kata Decung.

“Iya nih gak seru kalau gak ada lu.” Jawab Kacung.

“Eh, lu tau gak! Gw lagi seneng banget nih hari ini, karena bisa bareng ma lu lagi.” Decung sambil tertawa.

“Ah biasa aja kali, mang penting ya?” Kacung menimpali dengan bercanda sinis.

“Eh secara gitu yah, kalau gak ada gw tuh rasanya gak rame tau gak?” kata Decung sambil mencibirkan bibirnya dengan sok PD.

“Yach, yach, yach……gw sih ngalah aja deh. Gw gak akan menang kalo ngelawan lu.” Timpal Kacung.

Reunian Decung dan Kacung dipotong oleh kehadiran pangeran ganteng yang mereka juluki Ecung yang bernama sebenarnya Echo Octo… Akhirnya merekapun menjadi partner di kelas itu.

“Heh, lu berdua lagi pada ngapain? Kalian tuh kembar apa kembar sih?” tanya sang pangeran.

“Eh, kita ini mirip Cuma dalam bentuk tubuh tau, bukan sama lagi tapi beda banget kalii….” Jawab Decung.

“Abisnya bareng mulu sih, duduk kaya semut ma serigala, eh semut ma gula.” Tanya pangeran Ecung sambil tertawa.

“Ih lagian, dianya aja tuh yang suka ngikutin gw mulu, gw sih ogah.” Jawab Kacung.

“Oh jadi begitu yach.” Ecung menyeringai dengan lesung pipinya.

Hari demi hari terlewati dan menjadikan ketiganya seperti teman dalam dongeng, yang selalu bercanda untuk menghibur kejenuhan di kelas.

Pangeran yang baik hatipun menjadi semakin sibuk dengan tugas dan kegiatan lainnya. Kacung dan Decung masih seperti dulu. “Kini apa yang terjadi dengan ketiganya?”. Kacung dan Decung kini menjalankan profesi barunya sebagai pembokat di kost-an pangeran Ecung untuk mengisi kekosongan selama masa kuliah. Keduanya memilih untuk bekerja part time pada pangeran Ecung untuk beberapa bulan dan bertugas untuk menyiapkan makanan serta mencuci piring. Sebenarnya pangeran sangat kasihan atas nasib keduanya tapi demi membantu biaya selama kuliah maka pangeran Ecung pun akhirnya membolehkan mereka menjadi pembokat di Istan Kost-annya atau yang lebih terkenal dengan sebutan “BoArDiNg HoUsE PrInCe EcUng PaLaCe”.

Kacung dan Decung, gimana nasibnya yach sekarang yang menjadi pembokat dari pangeran Ecung yang tampan dan baik hati.

  1. Juli 19, 2011 pukul 8:15 am

    decung kacung itu cewe ya?
    di paragraf pertama decung dan kacung kayanya agak sulit dimngerti deh..
    tapi bagus.. ditunggu next cerpennya

    • Juli 19, 2011 pukul 9:06 am

      yups,,,sebenarnya di paragraf pertama sudah ada dikalimat kedua yang menyatakan “Sepasang gadis”,,ini hanya iseng aja…mudah-mudahan bisa nulis cerpen lage,,thanks udan mampir..

  2. April 20, 2011 pukul 2:37 pm

    bgus

    • Mei 7, 2011 pukul 12:24 pm

      Thanks,,,dah mampir….

  3. November 16, 2009 pukul 11:02 pm

    suka cerpen ya ??

    kalo puisi suka ga ??

    • Desember 9, 2009 pukul 5:27 pm

      oh,,kalo cerpen suka, puisi juga iya..tapi pengen belajar nulis cuma gak nyempetin waktu aja..kalo punya tips bolehlah berbagi ilmu disini..

      • Desember 26, 2009 pukul 9:34 am

        hm … suka sastra donk ?? aku juga suka tulis menulis .. tapi kebanyakan cuma buat konsumsi sendiri aja .. *saya juga baru di dunia blog”an bgini* hhaha

        kalo novel suka bikin gg ?

  4. Oktober 13, 2009 pukul 8:32 pm

    keren2…….
    terus menulis yah…..
    banyakin

  5. Neera Hazneem
    September 25, 2009 pukul 3:36 pm

    LUCU sih???!! lumayan bwt ngilangin stress dikit…. :))

  6. browndevil89
    Februari 7, 2009 pukul 8:36 am

    mantap!!!!!!!🙂

  7. ikrar
    Februari 2, 2009 pukul 5:34 pm

    seruuu😆

  8. bogoreducare3d
    Juli 27, 2008 pukul 6:44 pm

    wow seru lah,,, blajar lagi bwat yang lebih keren…

  9. aas89
    Juli 23, 2008 pukul 8:29 pm

    secara….Eko gitu Loh…..
    Gantian dong isi coment buat aas……..

  10. aas89
    Juli 23, 2008 pukul 8:28 pm

    Kisahnya lumayan serulah!!!!!!!!!
    secara….Eko gitu Loh…..
    Gantian dong isi coment buat aas……..

  11. Nur Muhammad Rizky Pratama
    Juli 22, 2008 pukul 8:07 pm

    baleezzzzzzzzzz,,,,,

  12. Nur Muhammad Rizky Pratama
    Juli 22, 2008 pukul 8:07 pm

    waaahh, cerpennya cool euyyy,

    kayaknya berbakat neh nyaingin tante gw J.K Rowling, ntar bikin novel ttg gw yuaa, Nur MUhamamd and the Goblet of Fire,,,

    Please visit my my Blog on http://www.gokong26.wordpress.com

    oR my Friendster on go_kong88@yahoo.com

  13. Juli 22, 2008 pukul 8:52 am

    Hmm,,ceritana bagus juga bikin gw ketawa “hahahaha”. Menurut gw sih jalan ceritana ga gitu2 banget deh terlalu mendramatisir..setau gw judul cerpennya kan “Cung Bersaudara & Princess” kok malah “Cung Bersaudara & Pangeran” seh…and jalan ceritana bukannya “E-cung” yang jadi pembokat di istananya Decung..n Kacung tetep jadi pembokat istimewanya Decung”..Walaupun Ecung n Kacung jadi pembokatnya Decung,tapi Decung tetap menganggap mereka jadi sahabat…Intina mah Decung ga nganggap mereka sebagai “pembokat”(walaupun faktana emang iya klo Kacung n E-cung suka ngebantuin Decung) n Cung bersaudara akhirnya hidup dengan bahagia deh selamanya…(so, selamanya Cung bersaudara selalu menemani “princess”) hehehe…

  14. dianharniati
    Juli 21, 2008 pukul 4:24 pm

    uh seru banget,,,, tingkatkan lagi cerpennya…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s