Beranda > Catatan (inspirasiku) > Pintar Belum Tentu Cerdas…

Pintar Belum Tentu Cerdas…

Maaf jangan tersinggung dulu yah buat yang baca. Ini hanya sekedar ide yang baru saja muncul hari ini ketika tadi pas mandi pagi (So, apapun kan bisa jadi ide dimana dan kapan saja). Kenapa ya tiba-tiba kepikiran “Pintar Belum Tentu Cerdas“.

Sebenernya sich gak tau juga kenapa harus judul ini yang terpikir begitu saja, tapi maaf kalo membuat anda tersinggung, bisa jadi anda belum termasuk orang yang cerdas begitupun dengan saya ataupun kebanyakan orang diluar sana.

Kebanyakan orang merasa hebat dengan kepintarannya, terutama yang paling menonjol adalah dengan kemampuan otak mereka. Banyak yang bangga dengan sekolah favoritnya, kekayaan, jabatan. Ada juga yang merasa pintar karena sudah bisa melanjutkan pendidikan diluar negeri. So, apa sebabnya sih yang membuat seseorang menjadi pintar ?

Kadang-kadang saya merasa kalau pola pikir masyarakat kebanyakan ini lebih berfikir orang yang pintar itu kalau sekolah di luar negeri atau yang sekolah tinggi hingga perguruan tinggi. Selain itu orang yang kerja itu lebih baik, tapi itu hanyalah sebagian pendapat orang dan bukan berarti persepsi masing-masing orang adalah sama.

Kalau dipikirkan baik-baik, pintar saja belum tentu cerdas dong. Kalau pintar saja, orang juga banyak yang pintar dalam segala segi baik pemikiran ataupun dari segi pengetahuan. Disekolah dapat ranking 1 lebih mudah dikenal dengan kepintarannya oleh guru ataupun teman-temannya disekolah.

Terus kenapa banyak orang yang mengaku pintar tapi datang menemui orang Pinter (paranormal ataupun lainnya). Terus sekarang kenapa orang pintar tidak bisa menemukan solusi atas permasalahannya malah meminta bantuan orang yang pasti juga mempunyai masalah. Terus siapa yang pintar dan siapa yang bodoh ?

Toh, banyak orang pintar yang meminta bantuan orang bodoh..

Pintar hanya sekedar ilmu tidaklah cukup, apalagi hanya digunakan untuk keperluan pribadi dan tidak mau berbagi dengan orang sekitar. Orang yang hanya pintar dari segi IQ (Intelegency Question) belum tentu bisa mengendalikan emosi dengan baik (Emotional Question). Kalau orang cerdas mungkin mereka bisa mengendalikan IQ, EQ dan SQ (Spiritual Question).

Orang pintar berusaha mencari pekerjaan dengan apa yang telah menjadi bidangnya tetapi orang cerdas berusaha mencari peluang dengan segala resiko untuk menciptakan pekerjaan.

Apabila kita melihat kedalam kenyataan potret pendidikan sekarang ini, kita bisa melihat begitu banyak orang yang mampu bersekolah dan mempunyai uang yang cukup tapi tidak bisa memanfaatkan kesempatan untuk menjalani pendidikan dengan baik. Kebanyakan dari mereka yang mampu malah malas belajar dan bukan menjadikan sekolah tempat untuk menimba ilmu sebaik-baiknya dan malah ada juga yang nongkrong saat jam sekolah, tawuran dll.

Sedangkan diluar sana masih banyak orang yang kekurangan tapi mereka ingin mewujudkan cita-cita yang terpendam dalam lubuk hati mereka. Ingin melanjutkan sekolah tapi tidak mempunyai dana untuk membiayai sekolah. Sebetulnya banyak sekali bibit penerus bangsa yang tidak boleh diacuhkan dari kalangan yang tidak mampu seperti mereka. Sekolah yang mulai hampir ambruk, sosok guru yang masih mau mengajar di sekolah kecil yang  terpencil. Sungguh suasana yang mengesankan ketika bisa melihat mereka disana yang mau merubah taraf kehidupannya.

Pada akhirnya ada yang harus kita pelajari, bukan alasan untuk menjadikan apapun menjadi penghalang atas kemauan yang belum tercapai. Tapi berusaha mewujudkan semuanya dengan kerja keras tanpa mengenal rasa putus asa.

Orang Cerdas, mungkin bisa lebih peka terhadap lingkungan sekitar dan bukan mempunyai ilmu yang hanya dijadikan untuk kepentingan pribadi tapi untuk banyak pihak. Selain itu, mencari solusi atas permasalahan lebih baik daripada lari mencari pihak untuk dijadikan pihak yang salah.

Contohnya Bill Gates (Pemilik Microsoft), dia tidak lulus kuliah tapi berhasil menciptakan sesuatu yang berguna untuk banyak  orang seperti microsoft yang sering kita gunakan. Dia tidak pintar karena dia tidak lulus tapi dia cerdas, dah akhirnya merekrut orang pintar untuk bekerja kepadanya.

 by : echoboys

 “Just open your mind”

  1. lutfy
    Februari 20, 2014 pukul 11:40 am

    bagus om

  2. April 2, 2013 pukul 4:03 pm

    Good writing

    numpang shere yaa

  3. Juli 18, 2011 pukul 7:44 pm

    Inspirasi hebat…

    • Juli 18, 2011 pukul 9:03 pm

      Terima kasih udah mampir, dan sempet baca…ayo nge-blog…

  4. yoesep
    April 13, 2011 pukul 9:41 am

    luar biasa. boleh sy share di blog

  5. April 2, 2011 pukul 5:25 am

    setuju dengan tulisan yang inspiratif ini😉

  6. Foiman Zega
    Januari 20, 2011 pukul 5:31 pm

    wah…ini adalah Statement yg sungguh luar bIasa…
    yang sbelumnya Tak terpikir Oleh Q….
    Kadang masaLah kecil Itu sangat Fatal…
    saya Sangat terharu dengan ini…
    mudah2an saya bisa Memakainy untuk Mengajar Bangsa Q….

    munculKan truZ hal2 yg baru dan Buatlah Smua orang merasa dan Bertindak…

    Ya’ahowu

    • Januari 26, 2011 pukul 8:32 am

      Thanks,,,dah mampir…semoga bermanfaat…

  1. Juli 19, 2011 pukul 7:39 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s