Beranda > Catatan (inspirasiku) > Sikomo Lewat…

Sikomo Lewat…

Pagi itu, hari senin yang indah membangunkanku dari kesejukannya. Mencoba untuk berangkat pagi agar tidak telat menuju tempatku mencari sesuap nasi. Pagi itu tidak ada perasaan yang aneh…Malah sempat terpikir untuk langsung berangkat saja sebelum sarapan.

Ah, akhirnya kuputuskan untuk segera berangkat dan dengan kondisi jalan agak sedikit tersendat namun masih bisa berjalan dengan normal. Permasalahan muncul ketika tiba di ciawi, wah angkotnya masih belum ada juga. Maklumlah banyak sekali orang yang bekerja daripada mobil itu sendiri.

Akhirnya mobil yang ditunggu-tunggu dateng juga. eh, diawal perjalanan ternyata ada sedikit keributan yang terjadi antara sopir dengan siapa yang saya sering menyebutnya mungkin calo penumpang. Awal perjalanan sich sudah diwarnai kekesalan sopir tapi untungnya tidak berjalan lama.

Perjalanan berikutnya begitu menyenangkan karena perjalanan begitu lancar dan keluar pintu tol dengan tidak diwarnai dengan terlalu padatnya antrian. Akhirnya perjalananpun begitu melegakan hati sampai keluar pintu tol. Namun perasaan itu langsung menghilang ketika perjalanan mencapai Jambore. Begitu padatnya kendaraan membuat helaan nafas semakin menjadi tidak beraturan. Banyak pertanyaan yang tak terungkap di otak, ada apakah gerangan yang terjadi ?

Macet….Macet….

Bosan kayaknya mendengar kejadian seperti ini. Tapi itu sudah tidak aneh terjadi akhir-akhir ini. Apakah mungkin gara-gara sikomo lewat ya…haha kata siapa kalo macet selalu karena sikomo lewat, mungkin terlalu banyak mendengar lagu sikomo kali ya.

Macet yang begitu parah, panas, gerah membuat rasanya ingin mandi lagi. Ternyata penyebabnya adalah ada kecelakaan lalin yang menjadi faktor utama kemacetan. Terus anehnya koq kenapa harus lama banget yang membuat kendaraan begitu susah untuk merayap sekalipun just stuck. Mencoba memejamkan mata tetap saja tempat yang sama yang terlihat. Akhirnya datang telat melebihi target yang dicapai.

So, apakah kejadian seperti ini harus terus terjadi ?

Terus mana tindak lanjut dari semua ini ?

Akhirnya kita tidak bisa menyalahkan siapapun, tapi harus sadar akan lingkungan sekitar dan mencoba untuk saling menghargai dan memahami untuk berkendara di jalan milik bersama ini. Aman dan nyaman sangat diinginkan oleh semua pengguna jalan.

 

  1. November 23, 2010 pukul 10:15 am

    kejadian sehari-hari tapi menarik dan enak dibaca. ditunggu tulisan barunya lagi ya.
    salam persahablogan

    • November 24, 2010 pukul 7:48 am

      Terima kasih pak atas kunjungannya…
      harus banyak latihan dari bapak nech kayaknya..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s