Beranda > Catatan (inspirasiku) > Lika-liku Seubeuh Genk Camping di BUPER

Lika-liku Seubeuh Genk Camping di BUPER

Wah,, koq seubueh genk sih namanya???..Mungkin anda bertanya-tanya kenapa nama genknya seubeuh. Ini terjadi bermula dari suatu kegiatan camping yang terjadi beberapa hari yang lalu…Tepatnya pada hari Minggu, 28 Desember 2008, saya bercengkrama di kalbec 3 dengan Afif, Irfan, dan Asep. Saat itu, tiba-tiba muncul di benakku untuk melakukan Camping disaat libur seperti ini, walaupun ini bukan waktu libur kami tentunya karena kami harus menyelesaikan laporan praktek industri. Sebenarnya pengalaman ini banyak berisi canda tawa, senda gurau, sedih karena cape & perjalanan jauh, senang, nyasar, dan makan.
Pengat berkutat dengan laporan, akhirnya kami memutuskan untuk melakukan camping di dekat rumah santo. Dengan acara yang dadakan tersebut kami langsung menyetujuinya dan langsung memberi teman-teman kami yang lain. Tanpa persiapan yang matang, kamipun memutuskan untuk membuat acara tersebut agar terlaksana. Keesokan harinya Senin, 29 Desember 2008, kami memutuskan untuk pergi kerumah santo untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk camping kami besok. Saya, afif, irfan, dan asep berkumpul di depan BTM pukul 16.00 sore…yach walaupun saya datang agak telat dikit karena macet gitu dech….Setelah berkumpul, kamipun pergi dengan menaiki angkot 03 jurusan Ramayana-Ciapus dan kami sampai sebelum maghrib di rumah santo. Ternyata sudah ada Ardi yang telah datang terlebih dahulu.
So,,,malam itu kami menginap dirumah santo,,,ups salah numpang tidur and makan dech…hehehe….semalaman kami ngobrol dan menonton tv sampai malam menjelang…tak terasa pagi pun menjemput kami dengan tetesan air yang turun dari langit sedikit demi sedikit. Sebenarnya kami akan berangkat camping pukul 07.00 tapi cuaca dan belum adanya persiapan membuat kami terhambat. Akhirnya kami belanja dan bersiap-siap untuk pergi. Tetapi sebelum itu, setelah kedatangan boim, ardi dan boim pergi untuk meminjam tenda dari salah satu teman ardi.
Saat itu di selasa pagi yang mendung 30 Desember 2008, pukul 09.00 pagi kami berangkat melewati jalan setapak ke tempat perkemahan yaitu BUPER (Bumi Perkemahan) yang berada di daerah sukamantri yang katanya juga berada di kaki gunung salak…Perjalanan yang kami lalui sangat sulit dan bisa dibilang seperti lagunya ninja hatori “Mendaki gunung, lewati curug”…Perjalanan dengan cuaca hujan mengguyur dengan perlahan tubuh kami tak kami pedulikan, dan kami tetap berjalan. Kami yang terdiri dari 7 orang yaitu saya sendiri eko, afif, ardi, santo, boim, irfan hilmi, dan asep berangkat dengan membawa barang-barang yang cukup banyak juga. Kami membawa barang secara bergantian dan menggotongnya. Curug, perkampungan, persawahan, hingga hampir tersesat karena pemandu jalan kami yaitu santo lupa-lupa inget dan afif juga sama. Dengan berbekal pertanyaan kepada orang-orang dijalan kamipun akhirnya sampai di BUPER walaupun dengan perjuangan yang sangat keras. Untuk naik keatasnya kami sampai harus memotong jalan, alhasil kami kelelahan dan beberapa kali hampir terjatuh karena medan yang sangat licin.
Akhirnya kami tiba di BUPER dan ternyata biaya masuknya untuk camping itu sebesar Rp 8.500/orang. Kami tiba sebelum Dzuhur menjelang dan kami langsung memasang tenda dan terpal yang dibawa oleh sodara boim. Setiba disana kami langsung memasang tenda dan sebagian lagi menyiapkan barang-barang untuk masak mie untuk makan siang. Membuat kopi, makanan, dan menyiapakan segala sesuatu untuk menghindari hujan,,ets berteduh denk…
Satu hal yang menarik dari semuanya setelah makan siang, sebelum sore dan takut hujan maka kami memutuskan untuk memasak sayuran dan nasi untuk makan malam. Alhasil bukan malam yang ditunggu untuk makan malam, tetapi kita selalu tertawa dan bercanda sehingga membuat perut kami serasa bergetar dan cacing-cacing dalam perut kami tertawa lapar. Akhirnya, sore itu kami memutuskan untuk memakan masakan yang akan di makan nanti malam. Ternyata jauh dari orang tua dan yang lainnya tak membuat kami menderita, tapi kami malah merasa senang dan selalu tertawa. Makan, dan makan itulah kerjaan kami selama camping.
Malampun menjelang dan pemandangan saat itu begitu indah, karena kami memilih tempat yang bagus sehingga bisa melihat begitu indahnya kota dengan lampunya yang berkelap-kelip. Kamipun merasa kedingingan karena harus mandi dengan air yang begitu dingin, dan ditambah dengan cuaca hujan di tengah hutan dan gunung. Tenda kami merupakan tenda yang amat gelap, karena kami hanya membawa lampu semprong saat itu. Persiapan yang begitu pas-pasan tak membuat kami menderita tapi kami maah menikmati pengalaman itu dengan bahagia, dan canda tawa.
Dimalam yang dingin itu, bisa ditebak kan dari judulnya……tepat…..laper…dan kami memutuskan untuk memasak nasi dan mie goreng untuk makan malam. Kami semua makan bersama-sama walau hanya dengan menggunkan daun pisang..Hujan kembali menyemburkan air kecil ke tenda kami. Saya hanya bisa terdiam dan tertawa apabila tanda kami rusak atau terbawa angin. Kamipun mengobrol dan kebetulan tempat kami camping dekat dengan toilet dan mushola serta memiliki beatiful scenery….
Kami semua masuk ke tenda yang bisa dibilang nggak akan muat untuk menampung 7 orang. Tapi kalau untuk duduk dan mengobrol sih masih bisa lho…kami mengobrol ditengah hujan yang mengguyur tenda kami dan bisa di tebak, apa yang kami lakukan… yaph bener lagi…makan lagi tapi kali ini kami makan snck, ets bukan uler lho yaph,,,makanan ringan,,,biskuit,,.nggak tahu kenapa orang-orang gila ini lebih banyak makan dan makan. Mungkin semboyannya hidup buat makan kaleee ya….
Rencana untuk tidur 4 orang dan yang jaga 3 orang secara bergantian, musnah sudah. Kenyataan berbicara lain, tenda terisi penuh oleh semua orang untuk tidur karena kekenyangan kaliii. Kami semua tertidur dan terlelap walaupun hujan yang mengguyur tenda terus-menerus dan merembes masuk ke tenda kami dibagian bawah dan pojok.
Paginya, kami bersiap-siap untuk pulang dan turun gunung tepat pukul 08.00 yang lebih cepat dari awalnya yang kami rencanakan pukul 09.00. Setelah semua barang-barang siap dibawa dan tenda sudah dibongkar dan dicuci, kami siap untuk turun. Tapi sebelum itu kami makan lagi lho, buat persiapan dalam perjalanan. Aneh memang, orang lain baru datang buat ngerayain tahun baru, eh kita malah pulang. Perjalanan pulang, kita mengambil jalan yang berbeda dan ketika akan pulang, kami berdoa dan kami memberi nama seubeuh genk yang di gawangi oleh saya sendiri eko, ardi, afif, irfan, asep, santo dan hilmi. Yach alasan kami memberi nama itu karena kami selalu makan dan makan.
Di tengah perjalanan pulang kami mampir di villa soeharto,,walau sebentar tapi ternyata kami tidak boleh main disitu. Kamipun melanjutkan perjalanan yang di komandoi oleh afif dan santo. Ternyata jalan yang ditunjuk santo,salah, bukan salah sih, lebih tepatnya kami masuk semak-semak yang malah nambah jauh dan ternyata tetap mengarah ke jalan yang kami lalui tadi. Tidak hanya itu, setelah perjalanan menyusuri kampung ternyata afif salah mengomandoi jalan dan kemudian diambil oleh ardi yang dengan gaya rimbanya mengendus jalan setapak. Tak disangka ternyata jalan yang dipilih ternyata memotong jalan. Daripada jauh menyusuri jalan besar, ardi membawa kami melalui jalan setapak kebawah dan ternyata sawah and kebun singkong orang yang kita lewati. Walaupun jalannya salah tetapi kami akhirnya sampai diatas dan bertemu dengan seorang ibu dan menanyakan jalan. Kami beristirahat ditempat itu dan kembali mengobrol. Beberapa menit kemudian kami melanjutkan perjalanan ke rumah santo dan kami tiba disana yach sekitar pukul 10.30 an gitu dech..
Setelah mandi, ardi dan boim pulang duluan untuk mengembalikan tenda dengan motor boim. Sementara saya, afif, irfan, dan asep pulang kerumah masing-masing setelah dzuhur dengan membawa tubuh kami yang kelelahan.
Sebenarnya cerita ini lebih panjang dan menarik, namun sebuah buku pun tak kan sanggup menuliskan pengalaman terindah ini. Mungkin kenangan dan pengalaman ini hanya akan terus hidup dalam hati kami semua…..Seubeuh genk jangan lupakan peristiwa camping kita yach,,,,,,,,,,,,Chayooooo

Written by: Eko
Based on the fact and real moment

  1. April 11, 2015 pukul 3:49 pm

    Pretty nice post. I simply stumbled upon your weblog and wanted to mention that I have really enjoyed browsing your blog posts.
    In any case I will be subscribing on your feed and I am hoping you write again very soon!

  2. September 23, 2014 pukul 3:05 pm

    Aw, this was a really nice post. Taking the time and actual effort to
    make a great article… but what can I say… I
    procrastinate a whole lot and never manage to get anything done.

  3. September 21, 2014 pukul 1:12 pm

    I was wondering if you ever considered changing
    the structure of your site? Its very well written; I love what youve got to say.
    But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with it better.

    Youve got an awful lot of text for only having one or 2 pictures.
    Maybe you could space it out better?

  4. Juli 15, 2013 pukul 4:30 am

    It’s amazing designed for me to have a site, which is helpful designed for my know-how. thanks admin

  5. eko
    Juni 13, 2009 pukul 8:18 pm

    lumayan enak tempatnya wat kemping…
    tiket masuknya 7000/orang
    dari st.bogor naek 02 turun di btm trus naek 03 ke ciapus – sukamantri..tapi masih jalan jauh ke atasnya…

    coba aja rasain…lumayan pengalamannya…

  6. Mei 4, 2009 pukul 2:33 pm

    bos, klo kemping di Sukamantri enak dan rame ga…???
    Berapa tiket masuk’nya…???
    klo dr St. Bgor naik ap..???
    Klo Nyarter mobil dr. Psar ramayana ad ga..??

    coz, bsok tgl 8mei mo ksna…???
    thx

  7. Januari 13, 2009 pukul 12:25 pm

    janji jam 4 di bTm, si eko baru berangkat dari rumah

    jam hutan dekat rumah si boim,,,

    • echoboys
      Januari 20, 2009 pukul 12:21 am

      nggak kko,,emang cuma telat dikit……….bener

  8. elevenbec
    Januari 11, 2009 pukul 1:19 pm

    wow,,, seru juga tuh ceritanya…….

    Link blog angkatan 11 atuh,,,,,,,,,,,,,,,,

  9. Januari 11, 2009 pukul 12:00 pm

    ya elah,,ko
    ada-ada aja pake nyasar sgala!!!

    tapi kayaknya seru bgt tuch,,,

  10. Januari 6, 2009 pukul 1:45 am

    wah, kayaknya asyik kalo tiap hari seperti itu,,, gak perlu duit donk
    salam knal

  1. Maret 24, 2011 pukul 3:24 pm
  2. November 26, 2010 pukul 9:05 am

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s