Beranda > Islamic > Cinta hakiki bukan fantasi

Cinta hakiki bukan fantasi

love is.....????
love is…..????

Cinta; kata yang indah, penuh keromkantisan, walaupun terkadang hanya kata semu penuh penipuan.

Cinta bisa indah, romantis, sejuk bahkan menentramkan, jika memang cinta yang sesungguhnya. Akan tetapi, cinta bisa rendah, semu, hina bahkan menakutkan, jika hana balutan nafsu durjana.

Cinta yang hakiki telah melahirkan banyak pejuang yang begitu khusyu, lirih, menangis bahkan merintih mengais kasih.  Penuh kenikmatan dan kelezatan kepada robbnya, walaupun di siang hari mereka lelah, peluh keringat dan darah, menghunus pedang dan senjata menikam semua penghalang dan penghadang kekasih yang di cintainya, Allah Azza wa Jalla.

Akan tetapi cinta aspali (asli tapi palsu sekali) banyak menampilkan anak manusia yang si waktu malam tertawa berdua mengumbar hawa, menguras tenaga mengeluarkan durjana, mencicipi sekerat rasa di jurang neraka, walauplun di siang hari setelah itu banak terjadi tangis kecewa penuh duka, sulit jiwa lelah rasa, berikir resiko tiada tara, bahkan lebih menakutkan selanjutnya, hidup celaka di dunia, akhirat menanti untuk di siks di api neraka.

love
love

Cinta hakiki hanya dapat dilihat dari pemiliknya, yaitu allah. hanya cinta kepada-Nya dan karena-Nya, kita akan meraih cinta yang sesungguhnya. Bersikap keras terhadap orang-orang kafir. Sikap mereka kepada orang-orang kafir seperti singa yang menghadapi mangsanya.

Berjihad (ekspresi cinta dengan sesungguhnya) dengan jiwa, tangan, lisan dan harta. Ini merupakan perwujudan pengakuan cinta.

Tidak peduli dengan celaan orang yang suka mencela karena urusan Allah. Ini merupakan tanda cinta yang sebenarnya. Sebab setiap orang yang mencintai tentu tidak lepas dari celaan orang lain karena cintanya terhadap sang kekasih.

Bagi mereka Islam merupakan tali persaudaraan yang kokoh di antara sesama muslim. Seorang muslim adalah saudara bagi muslim lainnya. Baik orang itu sebvangsa dan setanah air, maupun tidak. Kebangsaan yang sejati bagi ruh muslim yang sejati adalah islam.

Bagi mereka merupakan suatu kewajiban mempunai loyalitas yang tinggi terhadap sesama muslim lainnya.. Saling menolong, saling menghormati dan saling menasehati. Mereka saling menebar salam saat bertemu dan berpisah, saling jenguk muslim yang sakit, saling mendoakan kebaikan , saling berziarah , berbagi hadiah. Allah swt berirman memuji mereka.

Bukti cinta sejati mereka tampak dalm kegigihan dalam mendaki bukit cinta yang terjal. Menyeberangi jurang hawa yang menganga, menuju kekasih yang dicintainya dan meraih kecintaan dari kekasihnya mendorongnya untuk mengejar langkah-langkah mendekatinya dengan semaksimal tenaga serta apa saja yang dimilikinya. Kesungguhan, keuletan, kejujuran dan keteguhan menuju kekasihnya dan apa saja dicintai kekasihnya merupakan langkah-langkah dalam setiap detik kehidupannya. Air mata, keringat, otot kuat, sendi perekat, mata tak terpejam, otak yang terkuras, hati yang tertekan, rambut yang lusuh, darah yang mengalir, harta yang tersimpan, semuana dibawa dan dipersembahkan untuk meraih cinta kekasihnya, Allah Azza wa jalla.


taken from : Gerimis

Kategori:Islamic Tag:, ,
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s